Rabu, 12 Desember 2012

PRE-RETIREMENT PROGRAM


Pensiun itu Pasti, Pensiun Bahagia, Sehat, Sejahtera dengan Multi Income, itu Pilihan!

”Pensiun? Soal itu jangan dibahas sekarang deh. Saya masih muda, baru 30 tahun. Saya masih kuat bekerja. Nanti kalau sudah menjelang 50 tahun, barulah bicara soal pensiun.” Kata-kata ini sering terdengar di kalangan anak muda berusia di bawah 35 tahun. Mereka seperti alergi membicarakan pensiun karena merasa masih punya banyak waktu. Padahal, merencanakan pensiun sejak usia muda merupakan langkah tepat menuju hari tua yang sejahtera.

Pensiun bukan berarti juga harus menunggu hingga Anda benar-benar mencapai usia pensiun pada umumnya, yakni 55-65 tahun seperti yang banyak terjadi. Anda bisa memilih di usia berapapun. Baik dengan fasilitas pensiun maupun dengan cara mengajukan pensiun dini atau justru resign dari perusahaan tempat Anda bekerja.

Atas kehendak sendiri atau karena usia, pensiun adalah sebuah proses yang akan dialami oleh semua karyawan. Cepat atau lambat. Ketika mencapai masa pensiun, sesungguhnya banyak tantangan yang akan dihadapi. Tantangan tersebut bukan saja menurun atau bahkan hilangnya pendapatan rutin, namun juga usia yang semakin lanjut, kebutuhan perawatan kesehatan yang meningkat, tingginya resiko terkena berbagai penyakit, hilangnya otoritas dan wewenang, turunnya produktivitas dan berlebihnya waktu luang, serta hilangnya prestise yang selama ini melekat pada jabatan. Tak heran, hasil riset menunjukkan bahwa 68% pensiunan di Indonesia tidak sejahtera, dan hampir 50% di antara mereka mengalami stres pasca pensiun.

Pensiun muda, kaya raya, dan bahagia adalah idaman setiap orang. Siapa yang mau kerja sampai tua tapi tetap miskin dan menderita? Ada orang yang setelah menetapkan goal mereka dapat mencapai goal itu dengan cukup mudah. Ada yang perlu kerja sedikit lebih keras… dan akhirnya berhasil. Namun ada juga yang telah bekerja sangat keras tetap belum bisa berhasil.

Sebenarnya apakah sulit untuk bisa pensiun muda, kaya raya, dan bahagia?
Persiapan yang baik menuju masa pensiun dimulai dari perencanaan mengenai apa yang ingin dilakukan seseorang setelah masa pensiun nanti. Apakah ingin mengembangkan hobi, aktif di lembaga sosial, mengajar atau apa pun yang tidak berfokus kepada uang. Tentu saja, kita berharap, di masa pensiun sudah mencapai kebebasan finansial, sehingga bisa mengerjakan kegiatan yang dulu tidak sempat dilakukan karena sibuk bekerja atau alasan lain.

Ada dua langkah yang harus diperhatikan ketika seseorang merencanakan pensiun. Pertama, mesti disadari bahwa masa pensiun harus bisa dinikmati dan menyenangkan. Kedua, dalam perencanaan pensiun harus membuat daftar aktivitas apa yang ingin dilakukan selama masa pensiun. Bisa jadi, Anda ingin mengembangkan minat yang lama terpendam karena sebelumnya tak punya waktu luang untuk menekuni.

Sebagai sebuah program persiapan pensiun yang komprehensif, Pre-Retirement Program menyediakan pendampingan dalam 6 Aspek Pension Mastery :
  1. Spiritual. Para pensiunan dan calon pensiunan dibekali dengan pendekatan spiritual yang membangun kedekatan hubungan dengan Sang Pencipta, sebagai senjata ampuh untuk menghadapi berbagai masalah pasca pensiun.
  2. Emosional. Peserta digali minat dan bakatnya agar dapat disalurkan secara optimal dalam aktivitas pasca pensiun, serta dibekali secara khusus kesiapan mental-emosional agar terhindar dari post power syndrome dan psikosomatis.
  3. Fisikal (Jasadi). Para peserta memperoleh petunjuk dan bimbingan mengenai pola hidup sehat dan seimbang, berbasis herbal dan pola hidup alami, sehingga dapat menikmati masa pensiun dalam kondisi sehat dan bugar.
  4. Sosial. Para peserta dibimbing untuk memiliki kesiapan mental dalam menjalin interaksi sosial di masyarakat. Dengan memasuki masa pensiun berarti akan lebih banyak waktu digunakan dalam menjalin interaksi sosial dengan masyarakat sekitar.
  5. Entrepreneurial. Para pensiunan dan calon pensiunan memperoleh pelatihan bisnis agar mampu memulai bisnis sebagai sebuah solusi atas tantangan produktivitas dan income secara berkesinambungan. Berbagai alternatif bisnis dipaparkan secara menarik, namun mereka juga dipandu untuk menemukan jati diri bisnisnya sendiri oleh mentor yang merupakan pemilik bisnis dengan jam terbang tinggi.
  6. Finansial. Peserta pelatihan mendapat pembekalan strategi mengelola keuangan pasca pensiun, yang tidak hanya bertujuan mengamankan aruskas, tetapi juga dapat melipatgandakan arus kas pasif pasca pensiun, agar dapat pensiun nyaman dan sejahtera.
Pensiun bagi setiap orang itu adalah hal yang pasti datang, sedangkan pensiun sehat, bahagia, penuh vitalitas, sejahtera dengan multi income adalah pilihan Anda! Karena itu Anda perlu mempersiapkan sedini mungkin Agar di hari tua Anda dapat menikmatinya. Untuk mencapai kondisi tersebut, tiap orang harus punya perencanaan pensiun yang matang. Bagaimana mempersiapkannya? Kontak Marketing kami.....!!

0 komentar:

Posting Komentar